Jun 23, 2013

Pendangkalan aqidah ... (seri 1)

Dalam tulisan ini akan dijabarkan fenomena-fenomena tentang cara yang membuat aqidah seseorang akan mengalami penurunan atau pendangkalan aqidah.


Seperti yang penah disabdakan oleh Kanjeng Rosul tentang aqidah adalah bahwa iman seseorang itu terkadang ada di atas tetapi terkadang ada di bawah. Banyak sekali hal-hal yang menyebabkab iman (aqidah) seseorang tersebut turun tanpa ia sadari. Sehingga menyebabkan ia terjerumus dalam berbagai permasalahan kenistaan.

Berikut ini beberapa hal fenomea yang ada di sekitar kita yang terkadang daoat menyebakan aqidah kita turun atau dangkal.

BERITA

Secara umum berita adalah penyampaian suatu informasi, sehingga penerima informasi tersebut dapat mengetahui berita atau info tentang suatu yang telah terjadi/sedang terjadi atau bila mungkin sesuatu yang akan terjadi.

Dengan kemajuan teknologi yang sedemikian pesat, menyebabkan informasi selalu berkembang dan berkembang. Hampir setiap detik kita disuguhi dengan berbagai berita. Suka tidak suka berita tersebut mampir dalam kehidupan kita. Dengan mengatas namakan kebebasan, demokrasi, dan lainnya berita mengelilingi kehidupan kita.

Hampir tidak disadari berita ini selalu menjadi alat propaganda suatu bangsa/kaum tertentu untuk hal-hal tujuan tertentu. Berita ini terbungkus rapi dalam kemasan yang menarik dan canggih, sehingga kita tidak menyadari akan hal tersebut. Berita tersebut terkadang belum tentu mengandung suatu berita yang pasti (kepastian).

Memang seharusnya kita bersyukur dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat ini, kita banyak mendapat masukan info yang berkaitan dengan teknologi, sejarah, kemanusiaan. Akan tetapi tidak sedikit juga pemanfaaat teknologi info ini yang disalah gunakan baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

Kita tanpa sadar suka terlena dengan berita ini, seperti aneka infotainment yang mungkin penulis tidak tahu, bahwa ditayangkan pada waktu orang seharusnya bertakarub sama Sang Ilahi. Terkadang orang lebih suka duduk berlama-lama memperhatikan info atau sinetron, sehingga waktu yang seharusnya berlama-lama dengan Sang Ilahi digantikan dengan duduk manis di depan TV. Kalau pun tidak hal tersebut digantikan anak kita yang betah duduk lama di depan TV sambil nonton film yang disukainya. Sedangkan untuk sholat akan dipercepat waktunya karena ada keinginan meneruskan film yang terputus.

Kita ini terkadang tidak suka mendengar suatu berita yang penuh dengan kepastian. Kalau pun mendengarkan berita yang pasti terkadang kita kurang memperhatikan dengan saksama. Di sisi lain jam tayang tentang berita pasti ini dilakukan pada jam-jam yang terkadang orang masih malas atau sibuk dengan persiapan kerja lainnya. Begitu pula porsi tanyangannya yang kurang seimbang.

Yang dimaksud dengan berita yang penuh kepastian adalah Al Quran dan Al Hadits. Kita jarang menkaji berita tentang kematian, tentang kehidupan hari kemudian, tentang pahala dan hukuman, tentang keinginan bertemu dengan Sang Penciptanya.

Jadi jangan salahkan bila suatu saat akan lahir generasi yang lebih menghargai produk-produk berita yang belum pasti, suatu generasi yang lebih hafal dan paham akan sesuatu yang nisbi dan labil dibandingkan hafal dan paham akan Al Quran dan Al Hadits.

No comments:

Post a Comment